Apa itu sensor gaya? Apa saja jenisnya?

2025-03-01

Gaya adalah penyebab langsung dari perubahan pergerakan materi. Sensor gaya dapat mendeteksi besaran mekanis seperti tegangan, tarikan, tekanan, berat, torsi, tegangan internal, dan regangan. Sensor gaya biasanya terdiri dari elemen sensitif dan elemen konversi. Mereka adalah perangkat atau perlengkapan yang dapat merasakan data pengukuran tertentu dan mengubahnya menjadi sinyal yang dapat digunakan sesuai dengan aturan tertentu.

Sensor gaya telah banyak digunakan di era baru ini dan saat ini banyak digunakan di bidang industri. Untuk menggunakan sensor gaya dengan baik, Anda perlu memiliki pemahaman tertentu tentang definisi dan fungsi sensor gaya. Jadi, apa itu sensor gaya? Apa saja tipenya? Mari kita pelajari bersama-sama! Ada banyak jenis sensor gaya. Menurut efek fisik dan prinsip deteksi yang berbeda, sensor tersebut dapat dibagi menjadi sensor regangan resistif, sensor piezomagnetik, dan sensor piezoelektrik.

1. Sensor gaya regangan. Sensor gaya regangan banyak digunakan di antara semua sensor gaya. Ia memiliki akurasi pengukuran yang tinggi dan dapat mengukur gaya dinamis dan statis dari kecil hingga besar. Penggunaannya menyumbang sekitar 90% dari total sensor gaya. Prinsip kerja sensor gaya regangan pada dasarnya sama dengan sensor tekanan regangan. Ini juga terdiri dari elemen sensitif elastis dan pengukur regangan yang melekat padanya. Sensor gaya regangan pertama-tama mengubah gaya yang diukur menjadi regangan elemen elastis, dan kemudian menggunakan efek regangan resistansi untuk mengukur regangan, sehingga membaca keluarannya.

2. Sensor gaya piezoelektrik. Ketika bahan feromagnetik terkena tegangan dan kompresi eksternal serta menghasilkan gaya di dalamnya, permeabilitas magnetiknya berubah seiring dengan besaran dan arah tegangan: ketika tegangan bekerja, permeabilitas magnetik meningkat ke arah gaya, dan sedikit menurun ke arah tegak lurus gaya, dan perubahan permeabilitas magnetik di bawah tekanan justru sebaliknya. Fenomena fisik ini merupakan efek piezomagnetik dari bahan feromagnetik, yang dapat digunakan untuk mengukur gaya.

3. Sensor piezoelektrik. Sensor piezoelektrik dapat mengukur berbagai gaya dinamis, guncangan dan getaran mekanis, dan banyak digunakan dalam bidang akustik, kedokteran, mekanika, dan navigasi. Mereka memiliki karakteristik ukuran kecil, ringan, respons tinggi, dan rasio signal-to-exposure yang tinggi. Berdasarkan bentuknya, sensor penimbangan dapat dibagi menjadi sensor berat kantilever, sensor berbentuk 5, sensor penimbangan pelat, sensor tipe kotak, sensor tipe jari-jari, dll. Sensor gaya telah merambah ke berbagai bidang, seperti survei sumber daya, eksplorasi laut, pengembangan ruang angkasa, produksi industri, perlindungan lingkungan, diagnosis medis, bioteknologi, dan bahkan perlindungan peninggalan budaya. Sensor kekuatan telah lama merambah ke berbagai bidang, seperti survei sumber daya, eksplorasi laut, pengembangan ruang angkasa, produksi industri, perlindungan lingkungan, klinik medis, bioteknologi, dan bahkan perlindungan peninggalan budaya. Tidak berlebihan jika dikatakan bahwa hampir setiap proyek modern, mulai dari angkasa luas, lautan luas, hingga berbagai sistem rekayasa yang rumit, tidak lepas dari berbagai sensor gaya.

RELATED NEWS